0 items in your shopping cart

No products in the cart.

Peluang Usaha Mie dan Analisa Usahanya

mie maksindoyogyaMie tentu sudah dikenal dengan baik oleh orang Indonesia dimana pun berada. Mie menjadi makanan pokok kedua yang banyak disukai dan digunakan sebagai menu makanan sehari – hari. Kandungan gizi yang terdapat pada mie cukup menyehatkan tubuh dan bisa mengenyangkan. Bahna baku mie dapat diolah menjadi aneka jenis olahan makanan mulai dari mie goreng, mie rebus, tumis mie, soto mie dan sebagainya. Pada beberapa menu kuliner bahan baku mie juga sangat dibutuhkan untuk menambah rasa dan sebagai pelengkap. Permintaan mie selalu tinggi dipasaran karena selalu dibutuhkan dan diminati banyak kalangan. Membuat peluang usaha mie begitu menjajikan untuk dijalankan. Silahkan simak artikel dibawah ini untuk mengetahui cara menjalankan bisnis berbahan tepung yaitu mie.

Info Usaha Mie

Mie selalu diminati oleh berbagai kalangan, kebutuhan mie selalu meningkat setiap harinya. Sehingga banyak pelaku usaha mie yang mencoba menawarkan produk mie sesuai dengan keunggulan yang dimiliki. Beragam jenis mie bermunculan untuk menarik minat berbagai kalangan. Mie tidak hanya dibuat dari bahan tepung saja namun diberi tambahan bahan alami seperti wortel, bayam dan sebagainya untuk membuat warna mie lebih alami dan menyehatkan. Saat ini mie digolongkan menjadi dua yaitu mie basah dan mie kering. Namun berbagai bentuk mie telah banyak bermunculan mulai dari mie keriting, mie gepeng, mie lidi dan sebagainya.

Konsumen Mie

Masyarakat luas sudah mengenal mie dengan baik sebagia produk makanan yang enak dan memiliki bentuk unik. Beraneka ragam olahan mie pun mampu membuat selera makan bertambah. Sehingga baik anak hingga orang tua memiliki kegemaran yang sama yaitu mengkonsumsi mie.

Bahan Baku Pembuatan Mie

Pelaku usaha mie yang ingin mendapatkan kualitas mie yang bagus maka perlu mengetahui bahan baku mana yang aman digunakan. Beberapa bahan yang biasa digunakan dalam membuat mie ialah tepung terigu, tepung tapioka, tepung jagung, tepung beras,tepung sagu, dengan bahan tambahan lain pewarna makanan, telur, tepung pati, air ki dan sebagainya. Bahan – bahan ini bisa diperoleh dengan mudah dipasaran dengan harga terjangkau.

Kekurangan Usaha Mie

Usaha mie memang menguntungkan namun terdapat beberapa kekurangan yang perlu dipertimbangkan dan dipikirkan kembali agar bisnis mie dapat berjalan dengan baik kedepannya. Produk mie telah banyak yang menjalankannya sehingga perlu bersaing secara ketat untuk bisa mendapatkan konsumen. Supaya bisnis ini tidak kalah dengan pengusaha mie lain. Perlu memberikan inovasi terbaru yang lebih fresh dan berbeda dengan produk mie dipasaran. Selain itu menggunakan bahan berkualitas pada bisnis mie yang digunakan akan membuat usaha mie semakin mudah dijalankan. Para konsumen akan percaya dan tertarik dengan produk mie yang ditawarkan.

Kelebihan Usaha Mie

Peluang usaha mie yang terdapat pada mie sangat menjanjikan bila dijalankan dengan sungguh – sungguh. Produk mie selalu diminati oleh berbagai kalangan sehingga bisnis mie akan semakin mudah dijalankan karena target pasar yang begitu besar. Jika Anda ingin menjalankan usaha menjadi lebih mudah lagi maka gunakan peralatan dan bahan bermutu supaya menghasilkan produk terpercaya dan aman dikonsumsi.

Pemasaran Produk Mie

Pada saat memasarkan produk mie dibutuhkan pemasok yang mau diajak kerjasama sehingga semakin mudah untuk menjual produk mie dalam skala lebih besar. Selain itu memasarkannya pada pelaku usaha makanan akan semakin mudah menjual produk mie yang dibuat. Dengan cara ini maka mereka akan selalu membutuhkan mie setiap harinya dan mempercayakan produk tersebut dijadikan sebagai bahan baku utama. Pemasaran bisa dikerjakan dengan cara memasang spanduk dan iklan di beberapa media. Supaya dapat memperoleh konsumen lebih meluas.

Analisa Usaha Mie

Peralatan  Harga 
 Etalase  Rp. 1,650,000
 Kompor dan tabung gas  Rp. 2,500,000
 Mesin penggiling mie  Rp. 5,000,000
 Mesin dough mixer  Rp. 6,500,000
 Baskom  Rp. 185,000
 Pisau  Rp. 30,000
 Talenan  Rp. 65,000
 Pengaduk  Rp. 55,000
 Penghalus bumbu  Rp. 400,000
 Hand sealer  Rp. 500,000
 Spanduk  Rp. 85,000
 Meja dan kursi  Rp. 450,000
 Alat tambahan  Rp. 75,000
 Jumlah Investasi  Rp. 17,495,000
Biaya Operasional per Bulan
 Biaya Tetap  Nilai
 Penyusutan etalase 1/48 x Rp. 1.650.000  Rp. 34,375
 Penyusutan kompor dan tabung gas 1/36 x Rp. 2.500.000  Rp. 69,444
 Penyusutan mesin penggiling mie 1/48 x Rp. 5.000.000  Rp. 104,167
 Penyusutan mesin dough mixer 1/36 x Rp. 6.500.000  Rp. 180,556
 Penyusutan baskom 1/36 x Rp. 185.000  Rp. 5,139
 Penyusutan pisau 1/36 x Rp. 30.000  Rp. 833
 Penyusutan talenan 1/36 x Rp. 65.000  Rp. 1,806
 Penyusutan pengaduk 1/36 x Rp. 55.000  Rp. 1,528
 Penyusutan penghalus bumbu 1/24 x Rp. 400.000  Rp. 16,667
 Penyusutan hand sealer 1/24 x Rp. 500.000  Rp. 20,833
 Penyusutan spanduk 1/36 x Rp. 85.000  Rp. 2,361
  Peyusutan meja dan kursi 1/48 x Rp. 450.000  Rp. 9,375
  Peyusutan alat tambahan 1/48 x Rp. 75.000  Rp. 1,563
 Total Biaya Tetap  Rp. 448,646
Biaya Variabel
 Tepung tapioka  Rp.        150,000  x     30  =  Rp.      4,500,000
 Tepung terigu  Rp.        175,000  x     30  =  Rp.      5,250,000
 Tepung penabur  Rp.           60,000  x     30  =  Rp.      1,800,000
 Tepung pati  Rp.           90,000  x     30  =  Rp.      2,700,000
 Air ki  Rp.           30,000  x     30  =  Rp.          900,000
 Telur  Rp.           80,000  x     30  =  Rp.      2,400,000
 Pewarna makanan  Rp.           25,000  x     30  =  Rp.          750,000
 Garam  Rp.           10,000  x     30  =  Rp.          300,000
 Kemasan  Rp.           65,000  x     30  =  Rp.      1,950,000
 Gas LPG  Rp.           24,000  x       4  =  Rp.            96,000
 Listrik  Rp.        150,000  x       1  =  Rp.          150,000
 Biaya sewa  Rp.        650,000  x       1  =  Rp.          650,000
 Biaya air  Rp.           80,000  x       1  =  Rp.            80,000
 Promosi  Rp.        150,000  x       1  =  Rp.          150,000
 Bahan lain  Rp.        100,000  x     30  =  Rp.      3,000,000
 Total Biaya Variabel  Rp.    24,676,000
Total Biaya Operasional
 Biaya tetap + biaya variabel =  Rp. 25,124,646
Pendapatan per Bulan
 Penjualan rata – rata =
     100  kemasan  x  Rp.      10,000  =  Rp.      1,000,000
Rp.       1,000,000  x      30  hr  =  Rp.    30,000,000
Keuntungan per Bulan
 Laba    = Total Pendapatan – Total Biaya Operasional
 Rp.    30,000,000  –  Rp. 25,124,646  =  Rp. 4,875,354
Lama Balik Modal
Total Investasi / Keuntungan =  Rp. 17,495,000  : 4,875,354  = 4  bln

Mesin Mixer Adonan Roti HorizontalUsaha mie ini menjajikan dengan lama balik modal yang cukup cepat. Bila mampu menjual produk secara maksimal maka bisnis mie pun akan berjalan dengan mudah dan baik. Proses produksi yang berjalan dengan cepat dan lancar menjadi salah satu cara agar bisnis yang dikelola mampu berkembang dan diminati banyak kalangan. Seorang pengusaha tentu akan membutuhkan mesin usaha berkualitas supaya dapat menjalankan bisnis mie dengan baik. Mesin usaha ini bisa berupa mesin dough mixer, yang berguna untuk mengaduk adonan dan bahan mie menjadi satu dan cepat kalis. Tak perlu mengeluarkan banyak tenaga bila menggunakan mesin dough mixer karena proses berjalan menggunakan listrik dan menggunakan mesin. Semakin mudah dan efisien saat mengembangkan bisnis mie. Mesin dough mixer dengan harga berkualitas bisa diperoleh dengan mudah di Toko Mesin Maksindo Yogyakarta. Bila berminat silahkan berkunjung atau menghubungi costumer servise guna menanyakan lebih lanjut mengenai ketersediaan mesin dough mixer. Mesin usaha ini akan membuat bisnis semakin lancar dan mudah, tidak perlu lagi menggunakan cara lama dalam mengelola bisnis mie.

Demikian, pembahan mengenai peluang usaha mie dan analisa usahanya. Bisnis mie yang masing berpotensi besar ini dapat dicoba oleh siapa pun.

Leave a response